Bookish Reading #18: “MeloDylan” Karya Asriaci

Banyak yang bilang kalau masa-masa SMA adalah masa yang paling menyenangkan. Tiga tahun rasanya terlewat dengan cepat. Banyak juga kenangan-kenangan yang dilalui bersama teman-teman dan guru-guru. Mulai dari pengalaman ikut MOS, pengalaman kocak bersama teman sekelas, pengalaman berorganisasi, sampai drama-drama percintaan khas remaja. Buat kalian yang sudah lulus SMA dan ingin bernostalgia dengan cerita-ceritanya, novel Melodylan karya Asriaci dapat menjadi pilihan.

Cerita berawal dari Melody yang tengah menunggu hujan reda di sebuah cafe. Hari itu sudah menunjukkan pukul 9 malam namun hujan masih belum berhenti. Melody melihat kakak kelasnya yang bernama Dylan sedang mengobrol bersama temannya yang lain di sana. Karena ponselnya mati, Melody dengan nekat menghampiri Dylan dan memintanya untuk mengantarkan dirinya pulang. Dylan digambarkan sebagai laki-laki bad boy tapi pintar. Berawal dari pertemuan itu kisah mereka dimulai.

Novel ini ditulis dengan bahasa yang mengalir, saat membacanya mungkin akan membuatmu relatable dengan kejadian-kejadian yang terjadi saat SMA 🙂

Yuk nonton dramatisasi tim Bookish Journal dalam membacakan penggalan cerita Melodylan karya Asriaci di bawah ini. Selain itu, ada giveaway juga lho! Jangan sampai terlewat yaa. Untuk ketentuan lengkapnya kalian dapat membacanya di boks deskripsi Youtube Grobmart.com 😀

Share your thoughts