5 Inspirasi dari Michelle Obama dalam Memoar Becoming

Michelle Obama saat jadi pembicara dalam tur buku Becoming di Washington, 25 November 2018 (AP Photo/Jose Luis Magana). Sumber: Brooklyn Daily Eagle

Sekarang Michelle Obama boleh jadi bukan ibu negara Amerika Serikat, tapi semua orang tidak bisa melupakan kesan dari perempuan ini. Sejak meluncurkan memoar yang berjudul Becoming, buku ini telah mendapatkan prestasi yang cukup besar.

Bayangkan saja, sejak terbit pertama kali, Becoming sudah mendapatkan hati pada pembaca di berbagai negara seperti Inggris, Jerman, Italia, Perancis, Denmark, Spanyol, Finlandia, Norwegia dan Yunani. Bahkan di Amerika Serikat dan Kanada sudah tercetak lebih dari 4 juta eksemplar. Prestasi yang sungguh luar biasa untuk memoar yang ditulis sendiri oleh Michelle Obama.

Sampai akhirnya karya ini sudah diterbitkan ke dalam 31 bahasa dan sebentar lagi kita bisa membaca Becoming dalam bahasa Indonesia. Dibalik semua itu ternyata Becoming tidak hanya memberi kekuatan pada pembaca. Ada banyak nilai positif yang bisa dipelajari dari seorang Michele Obama.

Apakah itu? Inilah sumber inspirasi dari seorang Michele Obama yang tertuang dalam Becoming.

  1. Masa depan ada di tangan Anda sendiri

Michelle Obama selalu berpikir bahwa hanya dia sendiri yang bisa menentukan masa depannya. Masa depan itu tidak ada hubungannya dengan orang lain. Contohnya ketika saat akan lulus sekolah menengah, para pembimbingnya mengatakan bahwa Michelle tidak akan masuk universitas Princeton. Tapi tanpa diketahui pembimbingnya, Ia menulis esai ulang untuk bisa masuk Princeton dan meminta surat rekomendasi dari asisten kepala sekolah. Hasilnya Ia berhasil masuk Princeton.

2. Perempuan bisa memiliki kekuatan

Disaat semua orang mengatakan kalau perempuan itu lemah dan tidak berdaya, Michelle Obama selalu mendorong peran perempuan. Ia percaya bahwa kesuksesan Obama tidak lepas dari perannya sebagai ibu negara. Karena itu Ia selalu mendidik dua anak perempuannya untuk melakukan segalanya, berjuang sekuat tenaga dan bisa mencapai impian. Ia bahkan berdiskui tentang hal ini dengan Meghan Markle, mantu Kerajaan Inggris.

3. Hidup harus sehat

Sebagai ibu negara Ia telah mendorong orang-orang di sekitarnya untuk memiliki pilihan hidup sehat. Semua kebiasaan ini harus dilakukan sejak masih anak-anak. Karena itulah Ia merubah taman nasional yang awalnya untuk menanam bunga menjadi tanaman buah dan sayuran. Taman ini akhirnya menjadi simbol makan sehat untuk semua warga Amerika.

4. Gagal untuk maju, bukan terpuruk

Sepanjang masa hidupnya Michelle Obama tidak selalu berhasil, meskipun Ia bertekat untuk bisa selalu berhasil. Tapi kegagalan bagi seorang Michelle ternyata adalah bukti untuk berusaha lebih kuat lagi. Gagal bukan hal yang menakutkan tapi justru sebagai tantangan.  

5. Orang tua adalah contoh untuk anak-anaknya

Mengasuh dan membesarkan kedua anak perempuannya di Gedung Putih, ternyata tidak membuat anak Barack Obama tumbuh manja. Michelle Obama selalu memastikan putrinya merapikan kamar sendiri dan bertanggung jawab. Dalam hal ini Barack Obama dan Michelle Obama mencontohkan untuk selalu makan malam bersama, meskipun saat itu sangat sibuk. Ini artinya juga Michelle Obama  membuat anak-anak mereka bisa dewasa dan mampu mandiri.

Itulah beberapa hal inspiratif dari Michelle Obama. Sebenarnya masih banyak lagi kisahnya, jadi jangan lupa ya Bookish Journalers buat baca buku Michelle Obama, Becoming.



Penulis: Artrias Setiawan

Editor: B.C. Romansha



Share your thoughts