Rekomendasi Novel Sci-Fi ala Bookish Journal

Halo Bookish Journalers! Kali ini Bookish Journal punya rekomendasi novel science fiction/sci-fi/fiksi ilmiah. Sebelum ke daftar bukunya, sebenernya genre fiksi ilmiah itu apa sih? Mengutip dari Goodreads, fiksi ilmiah adalah salah satu subgenre dari genre fiksi yang melibatkan asumsi berdasarkan teknologi dan sains yang berkembang sekarang maupun di masa depan. Genre fiksi ilmiah dapat ditemukan dalam buku, seni, televisi, film, games, teater, dan media lainnya. Yuk langsung aja cek daftar bukunya, cekidot!

 

1. The Martian karya Andy Weir

The Martian karya Andy Weir

 

The Martian menceritakan tentang Mark Watney yang terdampar di Mars seorang diri. Saat terjadi badai besar di Mars, Mark terpisah dari teman-temannya. Teman-temannya berhasil mencapai kapal dan kembali ke bumi. Awalnya Mark berpikir bahwa dia akan menjadi manusia pertama yang mati di Mars, namun ia masih hidup walaupun dengan luka yang cukup parah akibat badai besar. Berbekal pengetahuan dan kreativitasnya, Mark bertekad untuk bertahan hidup sampai tim NASA kembali menjemputnya pulang ke bumi. The Martian juga sudah diadaptasi menjadi film dengan Matt Damon sebagai Mark Watney. Film ini disutradarai oleh Ridley Scott (Alien, Blade Runner).

 

2. Ready Player One karya Ernest Cline

Ready Player One karya Ernest Cline

 

Untuk pecinta pop culture, novel Ready Player One karya Ernest Cline bisa menjadi pilihan utama novel dengan genre science fiction. Karena novel ini banyak sekali memasukan referensi pop culture mulai dari game, novel, film, dan musik dari tahun 80an sampai 2000an. Mengambil setting di Amerika tahun 2045, Ready Player One menceritakan petualangan Wade Watts aka Parzival dalam perburuan easter eggs dari sebuah kompetisi yang diadakan Halliday. Halliday menciptakan dunia realita virtual bernama OASIS. Digambarkan bahwa orang-orang lebih memilih untuk tinggal di dunia realita virtual daripada dunia nyata. Sama seperti The Martian, Ready Player One juga sudah diadaptasi ke layar lebar pada tahun 2018 yang disutradarai oleh Steven Spielberg (Jurassic Park, E. T. the Extra-Terrestrial).

 

3. Fahrenheit 451 karya Ray Bradbury

Fahrenheit 451 karya Ray Bradbury

 

Novel ini disebut-sebut sebagai karya terbaik dari Bradbury. Dalam latar novel Fahrenheit 451, tugas pemadam kebakaran adalah membakar rumah-rumah yang di dalamnya terdapat buku bukan memadamkan api. Hal ini sudah diatur oleh Konstitusi karena buku dianggap “merusak” pikiran. Sebagai gantinya, Konstitusi memberikan sebuah layar dengan konten-konten yang beragam. Tentunya konten-konten tersebut sudah diatur oleh mereka. Guy Montag adalah salah satu dari petugas pemadam itu. Montag sangat menyukai pekerjaannya sebagai pembakar buku sampai akhirnya dia bertemu dengan Clarisse. Fahrenheit 451 sudah dua kali diadaptasi menjadi film, pada tahun 1966 dan 2018.  

 

4. Ender’s Game karya Orson Scott Card

Ender’s Game karya Orson Scott Card

 

Ender’s Game pertama kali diterbitkan tahun 1985. Menceritakan tentang spesies alien bernama Formics yang menyerang dunia. Untuk mengantisipasi penyerangan oleh Formics, anak-anak berbakat dikumpulkan dan dilatih, salah satunya adalah Ender. Walaupun pemalu namun ia merupakan seorang jenius yang memiliki kemampuan strategi perang yang sangat baik. Novel science fiction yang satu ini juga telah diadaptasi menjadi film yang rilis tahun 2013 lalu. Dibintangi oleh Asa Butterfield sebagai Ender dan Harrison Ford sebagai Kolonel Graff. Film ini disutradarai oleh Gavin Hood (X-Men Origins: Wolverine).   

 

5. Do Androids Dream of Electric Sheep? karya Philip K. Dick

Do Androids Dream of Electric Sheep karya Philip K. Dick

 

Novel ini pertama kali diterbitkan di Amerika pada tahun 1968 dan mengambil latar cerita di tahun 2021. Diceritakan bahwa manusia mulai bermigrasi ke planet Mars dan sebuah perusahaan membuat tiruan manusia yang sangat mirip. Namun android-android tersebut harus dimusnahkan. Seorang bounty hunter bernama Rick Deckard memiliki lisensi khusus untuk menangkap para android tersebut. Namun kesulitannya adalah android-android tersebut sangatlah mirip dengan manusia. Novel ini menjadi landasan cerita dari film Blade Runner tahun 1980 yang disutradarai oleh Ridley Scott (Alien, The Martian), dan juga sekuel filmnya Blade Runner 2049 yang disutradarai oleh Denis Villenueve tahun 2017 lalu (Arrival).

 

6. Seri The Illuminae Files karya Amie Kaufman dan Jay Kristoff

Illuminae karya Amie Kaufman dan Jay Kristoff

 

Novel pertama dari seri ini berjudul Illuminae yang menceritakan tentang penyerangan oleh perusahaan antarbintang BeiTech terhadap planet Kerenza. Kady Grant, yang baru saja putus dengan pacarnya, Ezra Mason, harus bekerjasama demi mencapai pesawat evakuasi. Novel ini mengambil latar di tahun 2575. Yang menarik adalah novel ini tidak dinarasikan seperti biasanya melainkan disajikan dalam bentuk dokumen, file-file hasil sadapan, surat elektronik, skema, wawancara, dan lain-lain. Cerita berlanjut ke novel keduanya yang berjudul Gemina dan novel ketiganya yang berjudul Obsidio.

Novel Gemina terjemahan bahasa Indonesia akan segera terbit di Indonesia. Gemina diterbitkan oleh Penerbit Haru. Bookish Journal juga sudah merilis Bookish Trailer dari novel Gemina, bisa langsung ditonton di sini 🙂

 

Share your thoughts