Jingga Jenaka Hadir Menghangati Kejadian Sederhana yang Terjadi Sehari-Hari

Annisa Rizkiana muncul lewat medium zine dengan memamerkan karyanya di ajang Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD) pada tahun 2018 lalu. Perempuan berusia 28 tahun itu memang aktif berkarya menggunakan medium zine sejak 2010 dan kini merambah ke dunia komik serta mural.

Tak hanya sampai disitu Annisa mengasah kreativitasnya. Jingga Jenaka menjadi karya terbaru yang telah rilis pada 1 April 2019. Buku ini berisikan perpaduan antara puisi, komik, dan hal-hal menyenangkan lainnya. Buku baru terbitan dari Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) ini ibarat seperti menyelami benak anak-anak yang menganggap baru, menarik, dan ajaib sesuatu di sekitarnya.

Cerita dalam bukunya terinspirasi dari kejadian hangat yang terjadi sehari-hari. Seperti usai mengamati anak ayam, menanak nasi, ingatan tentang Bapak, kesukaan akan sup dan tahu, serta komik perjalanan-perjalanan kecilnya. Lewat Jingga Jenaka, kita diajak memaknai hal-hal sederhana yang sering terlewat ketika tumbuh dewasa.

Pembuatan buku ini terasa seperti menghubungkan titik-titik masa kecil Annisa pada tahun 2001, tulisan-tulisannya pada tahun 2012, catatan perjalanan di kereta api sepanjang Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Nama, orang, mimpi, cinta, dan yang paling penting menurutnya adalah warna. Salah satu tujuan hidup Annisa akhirnya lengkap melalui hadirnya buku ini. Seperti membentuk kembali identitas dirinya.

Seluruh puisi di buku Jingga Jenaka ditulis ulang dengan tangannya selama tiga bulan lamanya. Menariknya naskah pertama yang berjudul Puisi Beruang Bintang, dibuat di atas meja makan sambil berteman kartun pada hari Minggu.  

Dilansir dari Instagram @penerbitkpg Annisa mengatakan bahwa Jingga Jenaka merupakan satu dari banyak mimpinya yang terkabul. Isi Jingga Jenaka dibuat pelan-pelan. Layaknya melipat burung-burungan kertas. Harapan dari Annisa untuk pembacanya ialah orang-orang dapat mengerti bahwa mereka selalu punya teman, atau tempat untuk kembali.

Apakah Jingga Jenaka mampu membuka cakrawala baru seperti karya zine Annisa yang berjudul Au Revoir?

Maka dari itu, ditunggu ulasan dari Bookish Journalers setelah membacanya ya.

Penulis: Ayu Pratiwi

Editor: B. Romansha

Share your thoughts