Awas! The Prince’s Escape Karya Faradita Siap Meluncur dalam Edisi Cetak

The Prince’s Escape menjadi novel selanjutnya dari Faradita yang akhirnya bisa dibaca dalam edisi cetak. Sebelumnya The Prince’s Escape memang diluncurkan dalam cerita bersambung lewat Wattpad. Tidak berbeda jauh dari Sin dan Invalidite, jalan cerita dalam The Prince’s Escape juga banyak digemari pembaca Wattpad. Hingga saat ini saja cerita ini sudah dibaca 6,9 juta kali sampai akhirnya siap masuk proses penerbitan dan bisa digenggam dalam edisi cetak pada bulan Mei mendatang.

Dalam pesan singkatnya di Wattpad, Faradita yang dikenal dengan akun @Faradisme, mengatakan jika pembaca yang tidak siap menerima serangan hati, sebaiknya tidak usah membaca cerita The Prince’s Escape. Bagaimana tidak, karena sejak awal cerita dimulai pada bagian pertama, tokoh cantik yang bernama Elata bertemu dengan preman saat berangkat sekolah. Saat itu juga ada seorang laki-laki dengan penampilan preman yang menolong Elata, ya itulah Noah. Peristiwa itu bertentangan dengan Elata yang digambarkan sebagai pelajar pintar, favorit semua orang mulai dari teman, guru bahkan ibu kantin sampai satpam. Dan tiba-tiba harus berurusan dengan pemuda berpenampilan preman.

Namun bukan Faradita kalau tidak bisa membuat tokoh yang memiliki sifat berbeda jauh dengan Elata. Noah V. Allard adalah tokoh laki-laki yang disebut sebagai preman. Bahkan gosipnya Noah baru saja keluar dari penjara remaja. Wah, betapa mengerikannya itu? Hidup Elata penuh pertaruhan setelah menolong Noah dalam peristiwa yang mengancam nyawa keduanya. Namun Noah memberi begitu banyak pengalaman hidup yang baru bagi Elata. Mampukah Noan dan Elata melewati semua hal berat itu?

Pastinya Faradita memiliki jurus khusus untuk membuat dua tokoh cerita ini bisa melewati jalan cerita yang naik turun. Kepiawaian Faradita yang membuat perasaan pembaca menjadi geram, gemas, dan teraduk-aduk memang tidak perlu diragukan lagi.

Jadi Bookish Journalers, siap-siap ya menikmati cerita The Prince’s Escape dari Faradita.

Penulis: Artrias Setiawan

Editor: B. Romansha

Share your thoughts